5 Hal Yang Dapat Dipelajari Dari Tour Pramusim Liverpool

Usai memainkan 8 laga di empat negara lengkap dengan prestasi enam kemenangan, Liverpool mempunyai modal yang bagus untuk melewati kompetisi 2017-18 yang bakal dimulai Sabtu (12/8). The Reds menutup tour musim panas mereka dengan memenangi 3-1 atas Athletic Bilbao di Dublin. Ini jadi kemenangan ke-6 mereka, usai mencapai hasil memuaskan ketika menumbangkan Tranmere Rovers, Crystal Palace, Leicester City, Hertha Berlin serta Bayern Munchen.

Mereka pun menuai hasil seri 1-1 dengan Wigan Athletic, serta kalah tendangan adu pinalti di final Audi Cup kontra Atletico Madrid. Jurgen Klopp menyiapkan klub dengan pelatihan yang lebih intens, semua pemain Liverpool digembleng pertahanan fisiknya untuk menggapai target besar di kejuaraan musim 2017-18 yang tidak lama lagi bakal berlangsung. Berikut kami hadirkan 5 poin yang dapat dipetik dari laga pramusim Liverpool yang ringkasan beritanya dapat juga anda baca di agen bola ini:

Permasalahan klasik lini pertahanan

Aktifitas transfer Liverpool dihabiskan semata-mata hanya untuk bernegosiasi dengan bek Southampton Virgil van Dijk. Sepanjang ini dirinya jadi incaran utama, serta masih belum mendapatkan kata sepakat. Keinginan Klopp terang, bila dirinya ingin makin menguatkan barisan pertahanan mereka. Dan usai menyaksikan penampilan 2 bek utama Dejan Lovren dan Joel Matip, sepertinya memang perlu diadakan revolusi yang besar dari barisan lini belakang.

Toh mereka pun sangatlah membutuhkan tambahan bek baru, karena Liverpool cuma mempunyai 2 pelapis yaitu Ragnar Klavan serta pesepakbola 20 tahun Joe Gomez. Sebelum bursa transfer ditutup, diharapkan bakal ada bek baru yang bergabung untuk membetulkan masalah yang telah mengakar ini.

Bek kiri masih membutuhkan perkembangan

Jauh sebelum bursa transfer dibuka, bek kiri tentu jadi masalah lain yang harus secepatnya dibenahi. Hal tersebut terbaca dari musim lalu, di mana Klopp menentukan seorang gelandang, James Milner, untuk mengisi posisi itu serta menjadikan Alberto Moreno untuk menjadi pemanis kursi cadangan. Hasilnya, kondisi itu mendesak pihak pengelola merealisasikan hasrat pelatih untuk membeli bek kiri Hull City Andrew Robertson. Dia ditebus dengan harga 8 jt pounds serta diproyeksikan akan dijadikan sebagai alternatif pertama.

Akan tetapi, tidak segampang membalikkan telapak tangan, Robertson masih tetap harus dituntut untuk beradaptasi dengan system Klopp. Sedangkan bek baru terus berusaha menemukan performanya, Moreno bahkan malah tampak brilian serta dinilai telah balik ke bentuk permainan yang paling baiknya. Sebagaimana yang Klopp sampaikan usai memenangkan melawan Bilbao: “Moreno 100% telah kembali. Namun hal tersebut belum bisa menjamin apakah masalah telah diatasi atau belum.

Cedera kembali sebagai momok

Liverpool membutuhkan skuad yang lebih besar untuk mengatasi adanya masalah cedera. Mereka wajib mempunyai kedalaman skuad yang bagus untuk menggapai target yang telah dicanangkan. Betul saja, belum kejuaraan resmi dimulai, sejumlah pilar vital harus menepi dari latihan untuk mengobati cederanya.

Terkini ada 2 nama yang diprediksikan tidak dapat menjalani debut musim 2017-2018, mereka yakni Nathaniel Clyne serta Adam Lallana. Nyatanya dua nama itu adalah anggota kunci musim yang lalu. Keadaan Jordan Henderson, Daniel Sturridge serta Philippe Coutinho juga masih diragukan. Maka, diperlukan adanya perhatian khusus seputar masalah yang satu ini.

Munculnya nama Ryan Kent

Salah satu bakat menjanjikan yang sukses unjuk kebolehan di pramusim ini yaitu Ryan Kent. Lulusan akademi Kirkby, Liverpool, ini sanggup bermain impresif serta terlihat padu bersama dengan sejumlah pemain senior.

Winger 20 tahun, 2 musim belakangan terus dipinjamkan dari mulai Conventry sampai terakhir Barnsley. Akan tetapi Kelihatannya ia mulai gerah serta mencoba memperlihatkan pada Klopp jika dirinya sanggup tampil baik di skuad utama. Prospek cerah menunggu Ryan Kent.

Solanke berhasil curi hati Liverpool

Dihadirkan dari Chelsea sebagai pemain gratisan tidak membuat Dominic Solanke pemain murahan tidak bermutu. Hal tersebut malahan berkebalikan dengan performa yang telah ia tunjukkan.

3 gol telah dilesakan oleh striker tim nasional Inggris U-20 ini di laga pramusim Liverpool. Menempati posisi sebagai finisher, penempatan dan insting Solanke sungguh mumpuni. Sekian kali pergerakannya mempermudah anggota lainnya bergerak, serta kecerdasan dalam melihat situasi menjadi nilai plus untuk Solanke.

Dia mampu menjadi pilihan paling rasional, saat The Reds kesusahan mencari gol kemenangan. Bukanlah tidak mungkin, dirinya bakal diturunkan dari awal di dalam laga pembuka Liga Inggris kontra Watford, 12 Agustus mendatang. https://agenbola.io/category/berita-bola/prediksi-skor-pertandingan-bola/

Leave a Reply

Your email address will not be published.